Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengecek ID PLN yaitu dengan melihat langsung di meteran listrik di rumah Anda. Coba perhatikan Barcode yang ada di meteran listrik, biasanya di dekat barcode meteran tersebut disematkan ID PLN yang digunakan. Jika ada jajaran angka 11 sampai 12 angka Maka itulah nomor pelayanan PLN. Misalnya Anda membeli pulsa token listrik Rp 50.000. Kemudian Rp 50.000 – Rp 1.500 (PPJ 3%) / Rp 1.444 (tarif dasar kWh) = 33,57 kWh. Jadi, ketika Anda membeli pulsa token Rp 50.000 dengan meteran golongan RI 1.300 VA total kWh yang didapatkan sekitar 33,57%. Nah, jadi arti angka di meteran listrik pulsa merupakan konversi dari total pulsa ke Beda dengan meteran pra bayar yang menggunakan token, pengguna listrik pasca bayar akan membayar tagihan di akhir bulan sesuai dengan jumlah pemakaian listrik mereka. Sebenarnya ada banyak cara mudah untuk melihat jumlah tagihan listrik pascabayar. Namun jika ingin menghitungnya sendiri, ada cara yang tidak kalah mudahnya. Sebenarnya, tulisan "Periksa" di layar meteran listrik prabayar dapat dihilangkan dengan memasukkan kode clear tamper, yaitu 20 digit angka yang dimasukkan melalui keypad meteran. Namun, tulisan "Periksa" ini akan muncul kembali jika penyebab utamanya tidak terlebih dahulu diatasi, sehingga kita mungkin akan membutuhkan bantuan seorang teknisi .

cara membaca angka meteran listrik